Senin, 23 Maret 2020

COVID-19

   Coronavirus merupakan keluarga besar virus jenis baru yang dapat menyerang manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV). Coronavirus ini sendiri merupakan virus jenis baru yang ditemukan di daerah Wuhan, Hubei, China pada tahun 2019. Maka dari itu, virus ini dinamakan Coronavirus Disease-2019 yang disingkat menjadi COVID-19.
   Gejala  ini pada umumnya berupa demam 38°, batuk kering, sesak nafas, kelelahan. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini biasanya ringan dan mulai secara bertahap.
   Pencegahan penyebaran infeksi virus ini dapat dilakukan dengan cara:
  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, setelah dari toilet, setelah memegang binatang, atau setelah bepergian.
  • Ketika batuk atau bersin jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung. Pakai tissue, saputangan, atau lipatan siku.
  • Hindari kontak dengan orang yang menunjukkan gejala Covid-19.
  • Hindari kerumunan.
  • Jaga jarak lebih dari satu meter antar kamu dan orang-orang disekitarmu (social distancing).
  
   Dampak dari virus corona kini mulai merabah di dunia pendidikan, pemerintah pusat hingga daerah memberikan kebijakan untuk meliburkan seluruh lembaga pendidikan. Diharapkan dengan seluruh lembaga pendidikan tidak melaksanakan aktivitas seperti biasa, hal ini dapat meminimalisir menyebarnya penyakit Covid-19 ini. Kebijakan lockdown atau karantina juga sudah dilakukan oleh berbagai negara sebagai upaya mengurangi interaksi banyak orang yang dapat memberi akses pada penyebaran virus corona.  
    Saat ini di Indonesia, mulai menerapkan kebijakan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dari jarak jauh. Hal ini sebagai upaya agar siswa tetap belajar di rumah. Pandemi corona ini memang sebuah ujian yang berat bagi seluruh bangsa, menguji kemampuan untuk dapat mengambil hikmah dengan terus berupaya dan berikhtiar mencari solusi pada setiap masalah yang ada. Dengan lahirnya teknologi-teknologi karya anak bangsa untuk memberikan layanan pendidikan secara daring.
 Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah telah memesan dua jenis obat untuk pasien Covid-19, yakni Avigan dan Chloroquine. Avigan adalah obat antivirus influenza buatan Jepang, yang kini diresepkan untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang. Sedangkan, Chloroquine adalah obat antimalaria yang sudah diproduksi di Indonesia dan telah digunakan selama sekitar 70 tahun.

Minggu, 03 November 2019

Rumah Makan Paseban Agung

Rumah Makan Paseban Agung terletak di Tlatar, Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Rumah makan ini mempunyai bentuk arsitektur yang sangat eksotis karena sebagian dari bangunannya diadaptasi dari benda benda di alam seperti batu dan bambu,namun terdapat juga sebagian bangunan yang menggunakan batu asli. Perpaduan kedua unsur tersebut pastilah membuat pengunjung tertarik untuk mengabadikan momen kebersamaannya.
  Hal yang lagi menarik dari rumah makan tersebut adalah kita dapat menikmati suap demi suap makanan dengan suasana yang tenang,karena di rumah makan tersebut kita juga dapat mendengar suara gemercik air dari kolam yang dibuat dengan eksotis pula di belakang rumah makan. Bila ingin membeli buah tangan, kita dapat membelinya di kasir yang letaknya di dekat pintu masuk rumah makan tersebut. Disitu juga terdapat terapi ikan dan bermacam-macam  buah tangan, seperti wayang,gantungan kunci,makanan ringan,keris,baju dan masih banyak lagi. Berikut menu makanan yang ada di Rumah Makan Paseban Agung. 
Harga tiket masuk Rumah Makan Paseban Agung adalah 5000 per orang. Disitu terdapat fasilitas karaoke, area selfi dan masih banyak lagi. Rumah makan paseban agung pemancingan tlatar boyolali di buka untuk umum, dengan konsep kaputren, dengan htm gratis termasuk selfy dengan kostum jawa tempo dulu, di gua gua, tebing batu karang, kolam pakecehan sendang kaputren.